Langsung ke konten utama

Secret admirer

Mungkin ini adalah hari terakhir, hari terakhir jadi the real of your secret admire. Hari terakhir melihat mu semau ku. Untukmu ! Ini perjuangan ku. Perjuangan ku agar kau tahu "di sini lah aku berdiri" . Berdiri dengan penuh keyakinan, yang membuatku merasa bahwa ini memang belum berakhir.�� ��

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Ia yang Pernah Hadir dan Menjadi Bagian dari Hidupku

Terkekang sekian lama dan dihantui rasa bersalah setiap hari mungkin adalah mimpi buruk bagi sebagian orang. Perasaan takut untuk berekspresi dan unjuk diri selalu membelenggu. Dengan ia yang pernah hadir dan menjadi bagian dari hidupku. Bagaimana rasanya jika hari-harimu selalu dipenuhi awan kelabu? Bagaimana jika hari-harimu selalu diguyur hujan badai? Dengan ia yang pernah hadir dan menjadi bagian dari hidupmu. Bagaimana perasaanmu menjadi pihak yang melulu disalahkan, disudutkan, dan tak pernah didengar suaranya? Bila marahpun kau tak pernah mampu. Bila memberontakpun kau akan selalu kalah. Bagaimana perasaanmu jika hidupmu selalu dibatasi, bahkan untuk bernapas saja kau harus pakai aturan darinya. Dipaksa untuk mengerti dia yang bahkan selalu bungkam akan apapun. Dipaksa tau semua hal yang tak pernah ia bagi tau kepadamu. Mengerti perasaannya saat perasaanmu sendiri tak pernah kau jamah. Bagaimana perasaanmu jika kau harus mendengar umpatan darinya? Mungkin ini terdengar sepel...

Kak(?)

Aku menemukannya, dalam hiruk pikuk salah satu acara besar di kotaku. Ia duduk termenung di pojok ruangan mengenakan setelan kemeja biru muda dengan lengan terlipat dan jas almamater kampus kebanggaan di sampingnya. Dihisapnya sebuah batang rokok yang tinggal separuh dan membiarkan asapnya menari kesana kemari tepat di depan wajahnya. Wajahnya yang ideal dengan rahang yang tegas, hidung asli indonesia, bibir tebal, sedikit kantung mata hitam dan ditambah rambut yang kepirangan membuatnya terlihat semakin menarik. Tenang saja, ia pria yang baik, walau dengan penampilan premannya. Ia pun dikenal pribadi yang cukup menyenangkan dan sangat rapi. Kulit putih pucat dan badan jangkungnya sangat cocok bila dipadukan dengan motor sport kebanggannya, dan sepatu kulit mahal keluaran terbaru. Tak ayal jika banyak kaum hawa yang rela bertekuk lutut dihadapannya, tak terkecuali aku. Dia masih orang yang sama. Orang yang kusuka saat aku masih duduk di bangku SMA. Dia lebih tua 2 tahun di atasku. Aku...